Newcastle 0-1 Arsenal
Arsenal telan kekalahan pertama mereka di Premier League saat menjamu Newcastle di St James Park pada Minggu (5/11) dini hari WIB. Laga yang berlangsung dengan tensi tinggi dan penuh kontroversial tersebut berakhir dengan skor tipis 1-0 untuk keunggulan The Magpies.
Arsenal harus memulai laga tanpa sang kapten Martin Odegaard yang mengalami cedera, pemain Norwegia tersebut alhasil digantikan Kai Havertz di starting eleven. Sementara itu, Eddie Nketiah tetap menjadi ujung tombak setelah Gabjes masih mengalami cedera.
Di kubu Newcastle, absennya Tonali yang terlibat kasus perjudian dapat ditambal dengan memainkan Sean Longstaff di lini tengah. Alexander Isak pun tak tersedia dalam laga ini dan posisinya di ujung tombak digantikan oleh Wilson dengan ditemani Gordon dan Almiron.
Kehilangan Odegaard sangat berpengaruh bagi permainan Arsenal, mereka seakan kehilangan pengatur lini serang dan hanya bertumpu kepada pemain sayap. Hal tersebut tentu saja dapat dimanfaatkan Newcastle yang mempunyai tiga gelandang bertipe petarung.
Bruno Guimarães, Joelinton dan Longstaff merupakan tiga gelandang bertipe petarung, Arsenal seharusnya menghindari gesekan bersama tiga pemain tersebut dengan umpan-umpan pendek dan trough pass. Namun absennya Odegaard membuat hal tersebut tidak terjadi, alhasil permainan keras pun tak dapat dihindarkan.
Kerasnya permainan dalam laga tersebut ditandai dengan tangan Bruno Guimaraes yang menghantam kepala Jorginho, namun hal tersebut luput dari penglihatan wasit. Selanjutnya di kubu Arsenal, Kai Havertz dengan keras melakukan tekel kepada Sean Longstaff.
Pemain Jerman tersebut beruntung lolos dari hukuman kartu merah, dan membuat para pemain Newcastle dan para pelatih Eddie Howe melakukan protes ke wasit dan perangkat pertandingan. Pertandingan babak pertama pun berakhir dengan skor imbang kacamata.
Di babak kedua, permainan keras pun berlanjut, bola seketika hanya berkutat di lapangan tengah dan keduanya tidak mampu menembus lini pertahanan lawan. Namun di menit ke-64 Newcastle membuka keunggulan melalui Anthony Gordon.
Gordon dengan mudah memasukkan bola hasil kemelut antara penjaga gawang Arsenal dan pemain Newcastle yang gagal dalam perebutan bola atas. Pemain muda inggris tersebut dengan mudah memasukkan bola ke gawang dan gol tersebut sekaligus menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut.
Gol Gordon tersebut memang penuh dengan kontroversi, bagaimana tidak setelah gol tersebut wasit mengecek VAR sebanyak tiga momen dan tetap memutuskan bahwa gol tersebut sah. Pelatih Arsenal Mikel Arteta pun meradang dan dalam Konferensi Persnya ia mengatakan bahwa hal tersebut adalah hal yang sangat memalukan.
Player of The Match – Guimaraes
Walau terkesan bermain kasar, Bruno Guimarães layak dijadikan sebagai pemain terbaik dalam laga kali ini. Gelandang Brasil tersebut menjadi breaker dan orang pertama yang akan merusak skema serangan Arsenal sehingga mereka dapat menguasai lapangan tengah.
Susunan pemain
Arsenal (4-3-3): David Raya; Ben White, Saliba, Magalhaes, Tomiyasu; Rice, Jorginho, Havertz; Martinelli, Saka, Nketiah
Manajer: Mikel Arteta
Newcastle (4-3-3): Pope; Trippier, Lascelles, Schar, Burn; Guimaraes, Longstaff, Joelinton; Gordon, Wilson, Almiron
Manajer: Eddie Howe
Match Highlights
37′ PELANGGARAN KERAS KAI HAVERTZ – Kai Havertz melakukan tekel keras kepada Sean Longstaff, beruntung pemain Jerman tersebut tidak dihukum dengan kartu merah..
64′ GOL – NEWCASTLE – Anthony Gordon berhasil membuka keunggulan Newcastle setelah berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang Arsenal.
●●●
Kunjungi halaman blog kami untuk membaca berita SEPAK BOLA dan informasi pasaran taruhan
Selalu menjadi yang terdepan dalam mendapatkan informasi seputar olahraga dan bursa taruhan