Real Madrid 2-0 Levante
Real Madrid mengalahkan Levante dengan skor 2-0 di Santiago Bernabeu dalam pertandingan pekan ke-20 La Liga musim 2025/2026 yang digelar pada Sabtu (17/1/2026).
Gol-gol Kylian Mbappe dan Raul Asencio membuat Los Blancos di posisi runner-up dengan 38 poin klasemen. Sedangkan kegagalan Levante mencetak gol membuat mereka tertahan di posisi 19 dengan 14 angka.
Jalannya Pertandingan
Babak pertama
Pertandingan langsung dimulai di Madrid dengan Levante mengambil inisiatif kick-off sejak menit pertama. Tim tamu sempat membuat kejutan melalui peluang awal yang didapat Eyong, meski upayanya masih mudah diamankan kiper Real Madrid dan hanya menghasilkan tendangan gawang.
Atmosfer stadion terasa panas dan jauh dari kata ramah bagi para pemain tuan rumah. Vinicius Junior menjadi sasaran siulan setiap kali menguasai bola, mencerminkan kekecewaan suporter terhadap performa Real Madrid yang belum stabil dalam beberapa pekan terakhir.
Tekanan dari tribun kembali menguat ketika Jude Bellingham mencoba membawa bola menembus lini tengah. Sorakan bernada cemooh terus terdengar, menandakan ketegangan antara pemain dan pendukung belum mereda meski laga baru berjalan.
Di atas lapangan, Real Madrid tampil ragu-ragu dan kesulitan mengembangkan permainan. Kreativitas serangan terlihat tumpul, sementara Levante tampil disiplin sehingga hingga pertengahan babak pertama belum ada tembakan tepat sasaran dari kedua kubu.
Memasuki menit-menit akhir babak pertama, Real Madrid akhirnya menemukan celah untuk mengancam. Umpan diagonal Asencio disambut Mbappe dengan tendangan voli, namun bola masih melebar tipis dari sasaran dan gagal memecah kebuntuan.
Hingga waktu tambahan babak pertama berakhir, skor tetap tidak berubah. Kedua tim pun harus menerima hasil imbang tanpa gol saat turun minum, dengan Real Madrid masih dibayangi tekanan besar dari pendukungnya sendiri.
Babak kedua
Real Madrid menunjukkan perubahan signifikan setelah turun minum, terutama usai masuknya Arda Guler yang memberi warna baru dalam serangan. Kombinasinya dengan Kylian Mbappe nyaris memecah kebuntuan, tetapi kiper Levante, Ryan, tampil sigap menggagalkan peluang berbahaya tersebut.
Tekanan beruntun akhirnya membuahkan hasil ketika Mbappe dilanggar di dalam kotak penalti. Wasit pun tanpa ragu menunjuk titik putih setelah De la Fuente dianggap melakukan pelanggaran terhadap penyerang asal Prancis itu.
Mbappe yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan tenang dan penuh keyakinan. Ia sukses mengecoh penjaga gawang untuk membawa Real Madrid unggul 1-0, sebuah gol penting yang mengangkat mental tim tuan rumah.
Keunggulan tersebut membuat permainan Real Madrid semakin percaya diri dan agresif. Hasilnya, pada menit ke-65 Asencio mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulan keras memanfaatkan situasi sepak pojok, sekaligus memperlebar jarak menjadi 2-0.
Real Madrid nyaris menambah gol ketiga melalui peluang yang didapat Mbappe dan Mastantuono. Salah satu kesempatan berhasil dimentahkan oleh penyelamatan gemilang Ryan, sementara peluang lainnya hanya membentur mistar gawang.
Levante pun semakin tertekan dan kesulitan keluar dari tekanan bertubi-tubi. Hingga peluit akhir dibunyikan, Real Madrid tampil nyaman menguasai jalannya pertandingan dan memastikan kemenangan 2-0 tanpa drama berarti.
Susunan Pemain
Real Madrid (4-3-3): Thibaut Courtois; Federico Valverde, Raul Asencio (David Alaba 90′), Dean Huijsen (Dani Ceballos 61′), Alvaro Carreras; Eduardo Camavinga (Arda Guler 46′), Aurelien Tchouameni, Jude Bellingham; Gonzalo Garcia (Franco Mastantuono 46′), Kylian Mbappe, Vinicius Junior
Pelatih: Alvaro Arbeloa
Levante (4-2-3-1): Mathew Ryan; Jeremy Toljan, Adrian de la Fuente, Alan Matturo, Manu Sanchez; Unai Vancedor (Ugo Raghouber 66′), Pablo Martinez; Kareem Tunde (Carlos Espi 83′), Carlos Alvarez (Paco Cortes 83′), Ivan Romero (Jon Ander Olasagasti 83′); Etta Eyong (Iker Losada 66′)
Pelatih: Luis Manuel Ferreira
Statistik
Penguasaan bola mencapai 70 persen menjadi milik Real Madrid, jauh mengungguli Levante yang hanya mencatat 30 persen, sejalan dengan nilai expected goals (xG) sebesar 2,61 berbanding 0,80. Dari sisi agresivitas, Real Madrid melepaskan 26 tembakan dengan 11 di antaranya tepat sasaran, sementara Levante hanya mampu mencatat 10 percobaan tanpa satu pun mengarah ke gawang. Keunggulan Real Madrid juga terlihat dari terciptanya tiga peluang besar, meski dua di antaranya gagal dimaksimalkan, sedangkan Levante sama sekali tidak memiliki big chance.
Dalam distribusi bola, Los Blancos mencatat 662 umpan sukses dengan akurasi tinggi mencapai 92 persen, berbanding 235 umpan Levante yang memiliki tingkat keberhasilan 77 persen. Laga berlangsung cukup keras dengan Real Madrid melakukan 12 pelanggaran dan Levante 14 kali melanggar, sementara dari situasi bola mati Real Madrid memperoleh delapan tendangan sudut dan Levante tidak mendapatkan satu pun.
Man of The Match – Kylian Mbappe

Kylian Mbappe tampil impresif bersama Real Madrid saat menghadapi Levante meski sebelumnya sempat diragukan bisa bermain. Ia dipercaya turun sebagai starter, bermain penuh sepanjang laga, dan terus merepotkan lini pertahanan lawan dengan pergerakan agresifnya.
Kontribusi utamanya terlihat dari gol yang dicetak melalui eksekusi penalti, yang lahir dari upayanya sendiri menekan pertahanan Levante. Performa tersebut membuatnya meraih penilaian tertinggi dari Fotmob dengan rating 8,7 dan layak dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan.
Secara statistik, Kylian Mbappe melepaskan enam tembakan dengan tiga di antaranya tepat sasaran dan satu berbuah gol. Ia juga mencatatkan 46 operan dengan tingkat akurasi tinggi, melakukan dribel secara efektif, serta terlibat aktif dalam duel perebutan bola dengan hasil lima kemenangan dari delapan duel.
Poin Penting
Real Madrid berhasil bangkit setelah kekalahan 2-3 dari Albacete di ajang Copa del Rey dan menghindari hasil buruk lanjutan yang bisa berdampak besar. Kemenangan ini menjadi momentum penting bagi Los Blancos untuk kembali menjaga kepercayaan diri di tengah persaingan ketat.
Kembalinya Kylian Mbappe dalam kondisi fit usai mengalami masalah pada lutut berperan besar dalam hasil positif tersebut. Penyerang asal Prancis itu mencatatkan namanya di papan skor lewat eksekusi penalti dan kini telah mengoleksi 30 gol di semua kompetisi musim ini.
Produktivitas Mbappe menjadi salah satu faktor utama yang membuat Real Madrid tetap berada dalam perburuan gelar. Dengan margin kesalahan yang sangat tipis di La Liga akibat konsistensi Barcelona, kemenangan atas Levante yang berada di peringkat ke-19 menjadi hasil krusial, terlebih karena lawan tidak mampu melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran sehingga laga berjalan relatif tanpa kesulitan bagi Madrid.
Pertandingan Berikutnya
Real Madrid akan menjamu AS Monaco di Santiago Bernabeu dalam lanjutan Liga Champions UEFA 2025/2026 yang digelar pada 21 Januari 2026. Di sisi lain, Levante akan menjamu Elche di Ciutat de Valencia dalam pekan ke-21 La Liga 2025/2026 yang digelar pada 21 Januari 2026. Jangan ketinggalan sengitnya persaingan di La Liga. Simak terus prediksi kompetisi tersebut di SBOTOP.
●●●
Kunjungi halaman blog kami untuk membaca berita SEPAK BOLA dan informasi pasaran taruhan
Selalu menjadi yang terdepan dalam mendapatkan informasi seputar olahraga dan bursa taruhan



